Power bank juga merupakan alat elektronik yang bisa saja rusak sewaktu-waktu. Bahkan jika kamu tidak merawatnya dengan baik dan menggunakannya dengan tidak seperlunya, bisa saja power bank rusak dalam waktu yang singkat.
Tips merawat power bank agar tidak cepat rusak bisa dilakukan dengan mudah. Asalkan kamu bisa menggunakan seperlunya dan menjaganya dari berbagai bahaya yang menyebabkan rusak, maka power bank yang kamu miliki bisa bertahan dalam waktu yang cukup lama.
Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (11/10/2019) tentang tips merawat powerbank agar tidak cepat rusak
Jangan Terlalu Sering Diisi Ulang
Tips merawat power bank agar tidak cepat rusak yang pertama adalah dengan tidak terlalu sering mengisi ulang. Hal ini karena power bank memiliki siklus isi ulang tertentu
Perlu dicatat, power bank tidak boleh sering diisi ulang. Pasalnya, power bank mengusung jenis baterai yang juga bisa diisi ulang, yaitu Li-Ion (Lithium-Ion) dan Li-Po (Lithium-Polimer). Power bank dengan baterai Li-Ion punya siklus di mana bisa diisi ulang 500 kali, sedangkan power bank dengan baterai Li-Po bisa diisi ulang 1.000 kali.
Jika siklusnya sudah mau habis, kapasitas daya pengisian akan cepat habis. Akibatnya, pengisian ulang ke smartphone akan terasa semakin lama.